MATERI (KISI-KISI SOAL) TES CPNS TAHUN 2017 BAGI CALON PENJAGA TAHANAN (SIPIR) DAN CALON HAKIM

Beritapgri.com - Assalamualaikum wr wb ,,,,,,,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, malam ini beritapgri.com akan membagikan infomasi mengenai,,,,,

Pelaksanaan registrasi online penerimaan CPNS melalui portal sscn.bkn.go.id telah memasuki hari kedelapan, berdasarkan rilis di laman BKN terhitung sebanyak 441.267 ribu pelamar telah terdaftar berdasarkan data BKN per 8 Agustus 2017.

Dari update total pelamar, pada penerimaan CPNS 2017 ini formasi penjaga tahanan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk formasi umum menjadi jabatan yang paling banyak diminati oleh pelamar. Sebaliknya, formasi Dokter spesialis penyakit dalam pertama dan Dokter spesialis ginekologi pertama di Kemenkumham masih menjadi jabatan paling kurang peminat.

Untuk pelamar pada Mahkamah Agung(MA) pada formasi umum, calon hakim peradilan umum menjadi jabatan favorit yang paling banyak diminati pelamar. Sebaliknya, calon hakim peradilan agama untuk formasi putra/putri Papua dan Papua Barat masih minim peminat.

Pendaftaran online pada penerimaan CPNS kedua instansi tersebut masih akan berlangsung hingga 23 (dua puluh tiga) hari ke depan dan publik pelamar diminta untuk menyimak secara cermat rincian kualifikasi dan persyaratan dokumen yang diminta pada masing-masing jabatan.

Tercatat pertanyaan yang paling banyak diajukan oleh calon peserta kepada Humas BKN baik secara langsung lewat Helpdesk SSCN di Kantor Pusat BKN Jakarta maupun via media sosial BKNseputar dokumen persyaratan tes

Materi (Kisi-Kisi Soal) Tes CPNS Bagi Calon Penjaga Tahanan (Sipir) dan Calon Hakim serta bagi pelamar lainnya sebenarnya dapat di baca melalui Permenpan No 20 Tahun 2017


Materi Tes Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sesuai Permenpan RB Nomor (No) 20 Tahun 2017
a. Seleksi kompetensi dasar Calon Pegawai Negeri Sipil meliputi:
1) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi:
a) Pancasila;
b) Undang-Undang Dasar 1945;
c) Bhineka Tunggal Ika; dan
d) Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem Tata Negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar).

2) Tes Intelegensi Umum (TIU) dimaksudkan untuk menilai:
a) Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis;
b) Kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka;
c) Kemampuan berpikir logis yaitu kemampuanmelakukan penalaran secara runtut dan sistematis; dan
d) Kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

3) Tes Karakteristik Pribadi (TKP) untuk menilai:
a) Integritas diri;
b) Semangat berprestasi;
c) Kreativitas dan inovasi;
d) Orientasi pada pelayanan;
e) Orientasi kepada orang lain;
f) Kemampuan beradaptasi;
g) Kemampuan mengendalikan diri;
h) Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas;
i) Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan;
j) Kemampuan bekerja sama dalam kelompok; dan
k) Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang
lain.
b. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
1) Materi seleksi kompetensi bidang
a) Materi Seleksi Kompetensi Bidang ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional, sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana dimaksud;
b) Dalam hal instansi pembina jabatan fungsional atau instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana belum siap menyusun materi Seleksi Kompetensi Bidang, maka penyusunannya dilakukan oleh Pejabat
Pembina Kepegawaian yang bersangkutan;
c) Materi sebagaimana dimaksud angka 1) dan 2) selanjutnya dikoordinasikan dan diintegrasikan ke dalam sistem CAT Badan Kepegawaian Negara.

2) Peserta dan pelaksanaanseleksi kompetensi bidang
a) Jumlah peserta yang dapat mengikuti seleksi kompetensi bidang paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan pada masing-masing Jabatan berdasarkan peringkat nilai seleksi kompetensi dasar;
b) Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang harus menggunakan CAT sesuai dengan kebutuhan jabatan menggunakan fasilitas komputer dan penunjang lain yang disiapkan BKN dan atau menggunakan fasilitas komputer dan penunjang Uji Kompetensi Guru (UKG) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dimungkinkan pula menggunakan fasilitas mandiri yang disiapkan oleh instansi di bawah koordinasi BKN;
c) Dalam hal instansi belum siap untuk melaksanakan
seleksi kompetensi bidang menggunakan CAT, instansi dapat melakukan minimal 2 (dua) bentuk tes, antara lain: tes praktik kerja (dengan materi dan penguji yang berkompeten sesuai dengan kebutuhan jabatan), tes fisik/kesemaptaan, psikologis, kesehatan jiwa, dan wawancara sesuai yang dipersyaratkan oleh Jabatan;
d) Instansi harus membuat dan menyampaikan panduan kepada PANSELNAS terkait dengan rencana pelaksanaan seleksi kompetensi bidang sebelum pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar dimulai;
e) Pengolahan hasil Seleksi Kompetensi Bidang dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian, yang hasilnya disampaikan ke PANSELNAS dalam bentuk softcopy dan hardcopy.

Berdasarkan uraian di atas, Materi (Kisi-Kisi Soal) Tes CPNS Bagi Calon Penjaga Tahanan (Sipir) dan Calon Hakim serta bagi pelamar lainnya meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) meliputi materi tentang: a) Pancasila; b) Undang-Undang Dasar 1945; c) Bhineka Tunggal Ika; dan d) Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Tes Intelegensi Umum (TIU) yang meliputi materi tentang tes potensi akademik, seperti  a) Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis; b) Kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka; c) Kemampuan berpikir logis yaitu kemampuanmelakukan penalaran secara runtut dan sistematis; dan d) Kemampuan berpikir analitis.

Terkait persiapan mengikuti seleksi CPNS 2017, bagi Anda yang melamar Penjaga Tahanan (Sipir) dan Calon Hakim sebaik banyak mempelajari Materi (Kisi-Kisi Soal) Tes CPNS Bagi Calon Penjaga Tahanan (Sipir) dan Calon Hakim serta bagi pelamar lainnya sesuai Permenpan No 20 Tahun 2017. Jangan terlalu banyak mempelajari contoh soal-soal yang beredar, karena soal-soal contoh hanya prediksi dan jauh dari kenyataan. Ingat para penyusun Contoh Soal Latihan CPNS itu sendiri belum tentu lulus saat mengikuti tes CPNS yang sesungguhnya. 

Link Download Permenpan RB Nomor (No) 20 Tahun 2017 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2017 (KLIK DISINI)


Jangan Salah Alamat Pengiriman Berkas  Lamaran CPNS, Salah Alamat tidak akan diproses

Dalam rilis di laman BKn, Humas BKN merespons adanya beberapa berkas lamaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 yang diterima Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Senin (7/8/2017), Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN Herman mengingatkan kepada calon pelamar agar membaca dengan teliti mekanisme penerimaan CPNS tahun 2017.

Merujuk pada pengumuman penerimaan CPNS tahun 2017 yang tertera pada laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, disebutkan jika dokumen persyaratan untuk pendaftaran pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 dikirimkan ke masing-masing instansi, sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan formasi yang dipilih.

Untuk itu, Herman mengingatkan agar para calon pelamar mengikuti tata cara pendaftaran penerimaan CPNS tahun 2017 yang ada. “Berkas lamaran yang dikirimkan ke kantor BKN, mohon maaf tidak akan diproses,” tegasnya.

Demikian informasi yang dapat beritapgri.com berikan, Semoga ada manfaatnya untuk kita semua...........


loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MATERI (KISI-KISI SOAL) TES CPNS TAHUN 2017 BAGI CALON PENJAGA TAHANAN (SIPIR) DAN CALON HAKIM"

Post a Comment