SUBHANALLAH.. GURU HONORER YANG GEMAR TOLONG ORANG JOMPO INI DAPAT BERKAH YANG TAK TERDUGA

Beritapgri.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia, malam ini beritapgri.com akan membagikan informasi mengenai,,,,,,,

Amin Saefudin namanya, pemuda berusia 25 tahun ini adalah seorang guru honorer di SD Negeri Setiajaya Bekasi. Gaji Amin hanya Rp 300 ribu per bulannya, itupun baru dibayarkan tiap tiga bulan sekali.

Siang itu dengan mengayuh sepedanya Amin bergegas mengunjungi sebuah Panti Jompo. Terdapat bingkisan sembako yang akan ia salurkan untuk janda-janda tua di sana. 



Banyak yang menganggap Amin aneh atau bahkan kurang waras. Bagaimana tidak, di saat teman-teman seusianya sibuk bekerja mencari uang, bersosialisasi dan bersenang-senang ia justru menikmati hari-harinya dengan mengunjungi nenek-nenek jompo.


"Kalau bagi saya sih sedekah nggak harus dengan materi…kita dengan melakukan silaturahmi itu sudah sedekah, karena dengan silaturahmi kita tahu apa yang dirasakan saudara kita," tutur Amin. 

"Justru saya sedih ketika ada yang kesusahan, saya nggak bantu…kenapa sih harus ada orang yang terlantar seperti ini…padahal ajaran Rasulullah pun kalau ada orang yang susah itu harus dibantu," imbuhnya.

Amin tinggal di sebuah rumah petak di dekat pemakaman Kampung Tapak Serang Kabupaten Bekasi bersama orang tua dan kedua adik perempuannya. Ayahnya adalah seorang penjual es cendol keliling dengan penghasilan yang tidak menentu, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga biasa yang bekerja serabutan: menjaga anak, mencuci baju dan sebagainya. 

Untuk meringankan beban hidup orangtuanya inilah Amin menerima tawaran dari kawannya untuk mengajar sebagai guru honorer di SD Negeri Setiajaya Bekasi.

"Kalau dibilang cukup sih ya jauh dari cukup ya…cuma kita bersukur aja sih…karena rezeki nggak harus dari situ saja…ada sampingan juga kayak ngajar les, jualan herbal, jualan buku, pensil…" urai Amin. 

Demi mewujudkan cita-citanya, ia juga melanjutkan kuliah di universitas terbuka supaya bisa menjadi guru tetap. Di antara teman-teman sesama guru, Amin dikenal sebagai sosok periang dan suka menghibur. Maklum ia termasuk guru termuda di sekolah ini. 

Selain mengajar, Amin aktif di kegiatan Laskar Sedekah Bekasi. Tugasnya adalah melakukan survei serta menyalurkan bantuan kepada para dhuafa yang membutuhkan. 



Alhamdulillah berkat keaktifannya di Laskar Sedekah ia bisa mendapatkan hadiah sepeda. Dengan adanya alat transportasi menyehatkan ini sekarang Amin jadi lebih mudah kemana-mana. 

Sepeda ini pula yang biasa digunakan untuk ke rumah sakit meski jaraknya puluhan kilometer dari rumah. Meski waktunya lebih banyak tercurah untuk membantu sesama tapi sebagai manusia biasa Amin juga punya mimpi dan keinginan pribadi yang selalu dipendam 

"Kalau celengan itu ya itu buat umrah, dan walaupun masukannya cuman sedikit kan tapi Bismilah aja, istiqomah…dan saya pun berpesan ke teman-teman kalau misalkan kamu mau umrah tolong kalau bisa uangnya jangan taruh di bank, pegang aja, kalau ada orang yang butuh kan bisa dikasih, insyaallah berkahnya di situ," tuturnya. 



Hari ini Amin dan teman-teman Laskar Sedekah Bekasi akan memberikan bantuan sebuah jetpump ke salah satu musala di Desa Pantai Harapan Jaya Kecamatan Muara Gembong. Desa yang berada di sekitar muara sungai ini memang terkenal sebagai kawasan banjir dan susah air bersih. Alhamdulillah sekarang warga di desa ini tak perlu susah lagi mencari air untuk wudhu dan salat berjemaah.

Dalam Surat At-Taubah ayat 18 Allah berfirman: 

Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada allah dan hari kemudian serta tetap melaksanakan shalat menunaikan zakat dan tidak takut kepada apa pun kecuali kepada allah maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.

Amin kemudian mendapatkan kejutan dari Tim Kain Ihram Trans 7. Sungguh hadiah yang tak pernah Amin duga. 



"Jarang saya nangis…kemarin aja saya nangis pas dapet umrah itu rasanya kayak dicabik-cabik aja gitu …ternyata doa saya selama ini terkabul…itu bersyukur banget, Alhamdulillah banget…," tutur Amin dengan haru. 




"Bagi saya sangat nggak masuk akal karena yang dipanggil Allah itu kan orang-orang mampu kan…tapi doa saya terjawab, terpatahkan selama ini bahwa yang nggak mampu juga karena sama-sama mahluknya kan…jadi saya optimis dengan doa saya alhamdulillah tercapai .." ucap Amin sambil terisak. 

Alhamdulillah akhirnya Amin tiba di Madinah Almunawaroh. Yang paling membuat terpesona dari kota suci ini adalah keindahan dan kemegahan Masjid Nabawi. Di kota nabi ini Amin hanya diberi waktu 3 hari saja, karenanya ia tak ingin menyia-nyiakan waktu hanya untuk berdiam diri di kamar hotel.

Selepas zuhur Amin pun berjalan menyusuri kota untuk melihat-lihat suasana dan mencari pengalaman baru. Akhirnya Amin mampir ke kedai milik Abdullah. Saat itu, Amin ingin tahu cara pembuatan makanan di kedai milik Abdullah. Sang pemilik pun mengizinkan Amin membantu menyiapkan makanan. Amin membantu membuat 3 hidangan. 

"Tiga menu yang saya buat itu rencananya insyaallah untuk saya berbuka puasa untuk berkeliling kota Madinah. Takutnya tidak ada makanan di jalan jadi saya usahakan itu untuk berbuka puasa," katanya. 

Kedai makan milik Abdullah ini memang masih kecil dan para pembelinya pun rata-rata dari kalangan menengah ke bawah. Tapi jangan salah, masakan Yaman di sini terkenal enak dan murah meriah. 

Amin juga menyempatkan diri salat berjemaah di Masjid Qiblatain, masjid bersejarah tempat turunnya wahyu pemindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis di Masjid Al Aqsha ke Kakbah di Masjidil Haram.

Di sinilah ia bertemu dengan teman-teman mahasiswa dari Indonesia. Ternyata di sini ada juga komunitas sepeda. Sepedanya mereka bawa langsung dari Indonesia karena orang Arab jarang sekali ada yang menggunakan sepeda. 

elanjutnya Amin melanjutkan perjalanan ke Kota Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah di Masjidil Haram. Setelah mengambil miqot dan menempuh perjalanan selama 6 jam akhirnya rombongan Amin sampai di Baitullah dan tepat jam 22.00 waktu Makkah danmulai melakukan tawaf dengan mengelilingi Kakbah sebanyak 7 kali. 

Setelah salat sunnah dan merasakan nikmatnya air zam-zam, Amin pun melaksanakan rukun umrah selanjutnya yaitu sa'i di Bukit Shofa dan Marwah. Alhamdulillah selesai tahalul maka selesai pula lah semua rukun umrah yang dijalani di malam itu. 

Dalam sebuah hadis sahih disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: 

Siapa yang berjalan menolong orang yang susah maka Allah akan menurunkan baginya tujuh puluh lima ribu malaikat yang selalu mendoakannya dan ia akan tetap berada dalam rahmat Allah selama ia menolong orang itu. 

Jika telah selesai melakukan pertolongan itu maka Allah akan menuliskan baginya pahala haji dan umrah dan bagi siapa yang mengunjungi orang yang sakit maka Allah akan melindunginya dengan tujuh puluh lima ribu malaikat.

Dan tidaklah ia mengangkat kakinya melainkan akan dituliskan baginya satu kebaikan dan tidaklah ia meletakkan tapak kakinya untuk berjalan melainkan allah angkatkan daripadanya Allah akan ampunkan baginya satu kesalahan dan meninggikan kedudukannya satu derajat sampai dia duduk di samping orang sakit dan dia akan tetap mendapat rahmat sampai dia kembali ke rumahnya 

Masyaallah…

Sumber :  Detik

Demikian berita dan informasi yang dapat beritapgri.com berikan, semoga ada manafatnya untuk kita semua............

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SUBHANALLAH.. GURU HONORER YANG GEMAR TOLONG ORANG JOMPO INI DAPAT BERKAH YANG TAK TERDUGA"

Post a Comment