SAMBIL TERIAK, GURU HONORER INI BERLARI KEJAR PAK JOKOWI, TERNYATA INI YANG INGIN DIBERIKAN

Beritapgri.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,,,, Selamat pagi rekan-rekan guru semua dan selamat datang disitus beritapgri.com yang pada kesempatan kali ini akan membagikan informasi mengenai,,,,

Presiden Jokowi dan rombongan telah tiba di Bandara FL Tobing Pinangsori, Sibolga, Sumut, Kamis (23/3) sore.

Kedatangan presiden pun langsung disambut masyarakat dengan antusias, bahkan terdengar jeritan dan tangisan seorang wanita.



Guru honor itu menangis lantaran tidak dapat bertemu langsung dengan orang nomor satu di republik ini.

Wanita dengan pakaian kemeja batik dipadu hijab hitam ini memang sejak awal hendak bertemu langsung dengan presiden.

Dia juga tampak beberapa kali hendak menerobos barisan pengamanan presiden, namun tetap tidak bisa.

“Tolong, Pak, saya mau ketemu langsung sama Pak Jokowi. Saya ada surat, Pak,” bujuk wanita yang mengaku bernama Winda Tobing itu kepada petugas pengamanan presiden yang berjaga.

Meski telah beberapa kali berusaha membujuk petugas pengamanan presiden, permintaan Winda tidak juga dikabulkan petugas pengamanan presiden (paspampres).

“Sabar, Bu, tunggu saja di sini. Nanti kalau dipanggil, baru (datang),” ucap seorang petugas berpakaian kemeja batik biru saat itu.

Mendapat jawaban dari petugas itu, Winda tampak hanya diam dengan raut wajah sedih sembari melihat beberapa warga lainnya berselfie dengan presiden.

Namun, selang beberapa menit, saat Presiden Jokowi menyudahi waktu berselfie dengan warga dan masuk ke mobil, Winda langsung berteriak.

“Pak Jokowi, Pak Jokowi! Tolong, Pak, ini surat saya,” teriak Winda sambil menangis dan berusaha mengejar mobil Presiden, namun ditahan beberapa warga.

Hari ini, Jumat (24/3), Presiden Jokowi diagendakan meresmikan titik nol masuknya peradaban Islam di Nusantara, tepatnya di Pantai Pasar Batu Gerigis, Kelurahan Batu Gerigis, Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah (Tapteng).

Sementara itu, pengamanan kedatangan Jokowi meLibatkan Ribuan Personel TNI/Polri.

Kapolres Tapanuli Tengah (Tapteng) AKBP Hari Setyo Budi, sampai saat ini ada 400, dan akan datang 600 lagi sehingga kekuatan personel sejumlah 1.000 dari kepolisian, ditambah kekuatan TNI.

AKBP Hari juga mengatakan, pengaman kunjungan Presiden Indonesia ke-7 ini dilakukaan sesuai pengamanan yang sudah ditentukan oleh Korem 023/KS.

Melihat antusias warga yang menyambut kedatangan Presiden Jokowi, AKBP Hari mengimbau masyarakat, dalam menyambut Presiden agar tertib dan aman.

“Saya selaku Kapolres mengimbau kepada masyarakat, mari kita sambut Bapak Presiden, mudah-mudahan kedatangan Bapak Presiden membawa manfaat bagi masyarakat kita. Tunjukkan bahwasa NKRI, termasuk Kabupaten Tapanuli Tengah dan sekitarnya, terjaga dengan baik, dengan manjaga kamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Sumber : indopos

Demikian informasi yang dapat beritapgri.com berikan, yang kami lansir dari indopos, semoga ada manfaatnya untuk kita semua..............

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SAMBIL TERIAK, GURU HONORER INI BERLARI KEJAR PAK JOKOWI, TERNYATA INI YANG INGIN DIBERIKAN"

Post a Comment