MENDIKBUD : APBD DARI PROVINSI TUNJANGAN GURU HONORER HARUS DIPERBESAR

Beritapgri.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,,,,,, Selamat pagi rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonsia, dan selamat datang disitus beritapgri.com yang pada kesempatan kali ini akan membagikan informasi yang dilansir dari metrotvnews, Simak berita lengkapnya....

Pengalihan pengelolaan sekolah tingkat SMA/SMK dari tingkat kota/kabupaten ke provinsi masih menyisakan masalah. Sebab, sebagian provinsi belum menganggarkan tunjangan untuk guru honorer.

Hasil gambar untuk muhadjir effendy
Mendikbud Muhadjir Effendy

"Mungkin masalah tunjangan atau gaji untuk guru honorernya (masih masalah)," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayan Muhadjir Effendy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Muhadjir mengatakan, sebelumnya, tunjangan guru honorer bersumber APBD kota/kabupaten. Bila SMA/SMK dialihkan ke pemprov, maka APBD provinsi untuk tunjangan guru honorer harus diperbesar.

"Sekarang ada provinsi yang belum menganggarkan. Itu harus dicarikan solusi,” ujarnya.

Selain tunjangan guru, malasah lain adalah aset serta koordinasi antara Kemendikbud dan SMK/SMA di provinsi, termasuk SD, SMP, paud di kabupaten/ kota.

"Memang masih banyak masalah. Tapi mana ada hidup tanpa ada masalah," katanya.

Pengelolaan SMA/SMK menjadi wewenang pemerintah provinsi sejak Januari 2017. Sementara itu, pengelolaan paud, SD dan SMP tetap ditangani pemerintah kabupaten/kota.

Sumber Berita : metrotvnews

Download Aplikasi Info Guru dan Pendidikan di HP Android Anda Untuk Dapatkan Berita Terupdate Setiap Hari >> https://play.google.com/InfoGuruPendidikan

Demikian informasi yang dapat beritapgri.com berikan mengenai Tunjangan guru honorer masih masalah, semoga ada manfaatnya untuk kita semua............

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MENDIKBUD : APBD DARI PROVINSI TUNJANGAN GURU HONORER HARUS DIPERBESAR"

Post a Comment