JK BEDA SIKAP SOAL MORATORIUM UN, MENDIKBUD CARI JALAN TENGAH

Beritapgri.com - Assalamualaikum wr wb,,,,,,,,,,,,,, Selamat datang rekan-rekan guru semua diisitus beritapgri.com yang pada kesempatan kali ini akan membagikan informasi mengenai Jk beda pendapat soal moratorium UN, Mendikbud cari jalan tengah, simak selengkapnya....
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menghormati sikap Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menentang moratorium ujian nasional.

Gambar terkait
Mendikbud Muhadjir Effendy
Ia mengaku sudah mencoba mengakomodasi pandangan JK agar moratorium UN bisa tetap diteruskan.
"Pada prinsipnya saya sangat menghormati Pak Wapres, saya sudah berusaha mengakomodasi pandangan beliau. Kalau ada yang belum terakomodir, ya, dicarikan jalan tengah," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, (16/12/2016).
Menurut Muhadjir, pandangan JK yang ia coba akomodasi adalah standarisasi mengenai kualitas pelajar.
Ia menjelaskan, alternatif standarisasi sudah disiapkan, seperti ujian sekolah berstandar nasional (USBN).
Melalui USBN, ada standar pelaksanaan ujian sekolah secara nasional. Namun, sekolah bisa menyesuaikan materi ujian berdasarkan kemampuan masing-masing.
Sebab, Muhadjir mengakui kualitas sekolah saat ini juga belum merata.
"Saya pun sudah pernah dipanggil Wapres Jusuf Kalla, diberikan pengarahan soal ujian nasional selama satu jam. Sepanjang yang saya tahu, itu semua sudah saya masukkan dalam materi," kata Muhadjir.
Muhadjir mengatakan, kajian terbaru soal moratorium UN ini akan kembali disampaikan dalam rapat terbatas pada Senin pekan depan.
Ia mengaku siap menerima apa pun keputusan Presiden Joko Widodo jika moratorium UN pada akhirnya ditolak.
"Ditunggu saja apa keputusannya," ucap Muhadjir.
Usai rapat kabinet paripurna, Rabu (7/12/2016), Kalla menyebut bahwa usulan moratorium UN tidak disetujui.
"Ya, hasilnya usulan moratorium itu tidak disetujui, tapi disuruh kaji ulang," kata Kalla di Istana Wapres, Rabu. 
Wapres mengatakan, untuk meningkatkan mutu pendidikan serta pemerataan kualitas pendidikan dibutuhkan banyak upaya.
Pelaksanaan ujian nasional, merupakan salah satu upaya guna mendorong tercapainya target kualitas pendidikan nasional.
Namun beberapa hari kemudian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah bahwa moratorium ujian nasional tidak disetujui.
Pramono mengatakan, saat rapat evaluasi ujian nasional memang masih ada perbedaan pandangan di antara para pejabat terkait yang hadir.
Oleh karena itu, Jokowi meminta Mendikbud mempertimbangkan masukan yang muncul dalam ratas dan menyampaikan kembali di ratas berikutnya.
"Hal-hal yang berkaitan dengan evaluasi ujian nasional belum diputuskan dalam ratas tersebut," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (13/12/2016).


Download Aplikasi Info PGRI Nasional di HP Android Anda Untuk Dapatkan Berita Terupdate Setiap Hari >> https://play.google.com/InfoPGRInasional

Demikian informasi mengenai JK beda sikap soal moratorium UN, Mendikbud cari jalan tengah , yang kami lansir dari kompas, semoga ada manfaatnya untuk kita semua..................

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "JK BEDA SIKAP SOAL MORATORIUM UN, MENDIKBUD CARI JALAN TENGAH"

Post a Comment